Tulisan Berjalan

SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI TENAGA PENDAMPING DESA KECAMATAN WANARAYA KAB. BARITO KUALA

Jumat, 08 Mei 2026

Sangat Menjanjikan! BUMDes Adil Sejahtera Desa Kolam Kanan Resmi Tambah Modal Unit Usaha Ayam Petelur.

KOLAM KANAN – Keberhasilan pengelolaan dana desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Adil Sejahtera semakin nyata terlihat. Setelah sukses mencatatkan performa positif di tahun 2025, BUMDes Adil Sejahtera kembali mendapat kepercayaan berupa suntikan modal tambahan dari Pemerintah Desa (Pemdes) untuk memperkuat unit usaha ketahanan pangan, khususnya budidaya ayam petelur.

Kilas Balik Kesuksesan 2025: Sinergi Ayam Petelur dan Lele

Pada tahun 2025, BUMDes Adil Sejahtera mengelola alokasi dana sebesar Rp193.600.000. Dana tersebut difokuskan pada dua sektor strategis ketahanan pangan (Ketpang), yakni:

  1. Budidaya Ayam Petelur: Menyediakan sumber protein hewani bagi warga.

  2. Budidaya Ikan Lele: Mengoptimalkan lahan dan sumber daya air desa.

Hasilnya pun tidak mengecewakan. Di penghujung tahun 2025, kolaborasi unit-unit usaha di bawah naungan BUMDes berhasil menyumbangkan Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar kurang lebih 27 jutaan Angka ini menjadi bukti bahwa pengelolaan yang serius dapat menghasilkan dampak ekonomi nyata bagi kas desa.


Fenomena "Antre Telur": Alasan di Balik Penambahan Modal

Salah satu pemandangan unik yang terjadi di Desa Kolam Kanan sepanjang tahun 2025 adalah panjangnya antrean masyarakat yang ingin membeli telur langsung dari kandang BUMDes. Tingginya minat warga ini disebabkan oleh kualitas telur yang lebih segar dan harga yang kompetitif dibandingkan pasar luar.

Namun, tingginya permintaan tersebut belum sebanding dengan jumlah produksi harian. Banyaknya warga yang tidak kebagian stok menjadi sinyal kuat bahwa unit usaha ini memiliki potensi pasar yang sangat luas namun kekurangan kapasitas produksi.

Suntikan Modal 80 Juta di Tahun 2026

Merespons antusiasme warga dan peluang pasar yang menjanjikan, Pemerintah Desa Kolam Kanan memutuskan untuk menambah modal sebesar Rp80.000.000 pada tahun 2026 ini.

Dana segar tersebut rencananya akan dialokasikan untuk:

  • Penambahan populasi ayam petelur guna meningkatkan kuota produksi harian.

  • Perluasan atau renovasi fasilitas kandang agar lebih optimal dan higienis.

  • Peningkatan sarana pendukung lainnya guna memastikan ketersediaan telur bagi masyarakat tetap stabil.



Komitmen untuk Ketahanan Pangan

Direktur BUMDes Adil Sejahtera menyatakan bahwa penambahan modal ini bukan sekadar mengejar keuntungan, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga ketahanan pangan di tingkat desa.

"Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga yang harus antre panjang atau kecewa karena kehabisan stok telur. Dengan tambahan modal 80 juta ini, kami optimis produksi akan naik signifikan dan PAD di akhir tahun 2026 nanti bisa lebih besar dari tahun sebelumnya," ujarnya.

Dengan langkah strategis ini, BUMDes Adil Sejahtera diharapkan terus menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri, transparan, dan memberikan manfaat langsung bagi seluruh lapisan masyarakat. Klik Kolam Kanan Editor : wahidinilmi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar