Tulisan Berjalan

SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI TENAGA PENDAMPING DESA KECAMATAN WANARAYA KAB. BARITO KUALA
Tampilkan postingan dengan label Inovasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inovasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Maret 2026

Waringin Kencana Berbagi Berkah: Laba BUMDes Tembus 100 Juta, Apresiasi Mengalir untuk Lembaga Desa


WARINGIN KENCANA – Menjelang hari raya Idul Fitri, Pemerintah Desa Waringin Kencana bersama pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menyelenggarakan kegiatan penyerahan bingkisan Lebaran secara serentak. Kegiatan ini merupakan bentuk syukur atas capaian gemilang sektor ekonomi desa yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun anggaran 2025.

Pemberian parcel ini ditujukan kepada seluruh elemen yang menjadi pilar pembangunan desa, mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), jajaran RT dan RW, penggerak PKK, para Kader Desa, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, hingga Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD).

Keberhasilan Kolektif: Laba BUMDes Lampaui Target

Momentum berbagi ini didasari oleh performa finansial BUMDes Waringin Kencana yang sangat sehat. Berdasarkan laporan pertanggungjawaban akhir tahun 2025, unit usaha desa berhasil membukukan laba bersih sebesar 105 JutaanDari total laba tersebut, BUMDes secara resmi telah menyetorkan Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar 42 Jutaan ke dalam struktur APBDes. Angka ini merupakan kontribusi nyata dalam memperkuat kemandirian fiskal desa untuk membiayai program pembangunan di masa mendatang.


Apresiasi untuk Sinergi Lembaga Desa

Kepala Desa Waringin Kencana dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembagian bingkisan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh lembaga desa dalam mendukung program-program BUMDes.

"Keberhasilan BUMDes mencetak laba di atas seratus juta rupiah adalah hasil sinergi. Tanpa dukungan keamanan dari RT/RW, semangat kader, pengawasan BPD, serta kawalan dari para pendamping desa, capaian ini sulit terwujud. PAD sebesar 42 juta ini akan kami kembalikan untuk kepentingan masyarakat," ungkap beliau.

Menuju Desa Mandiri

Para Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa yang hadir memberikan apresiasi tinggi atas transparansi dan tata kelola unit usaha di Waringin Kencana. Keberhasilan ini menempatkan Waringin Kencana sebagai salah satu desa dengan tata kelola BUMDes yang inspiratif di wilayahnya.

Acara penyerahan parcel berlangsung dengan suasana kekeluargaan yang erat, ditutup dengan doa bersama untuk keberlanjutan unit usaha desa agar semakin berkembang di tahun-tahun berikutnya.

(ElmySangDebu_Koorcam)




 

Sabtu, 08 November 2025

Inovasi TPP Wanaraya : Digitalisasi Form Laporan Melalui Spreadsheet

         

        Wanaraya, dalam upaya mewujudkan Desa Cerdas ( Smart Village ), efisiensi dan akurasi data adalah kunci utama. Selama beberapa tahun Pendamping Lokal Desa dan Pendamping Desa bergulat dengan metode pencatatan data yang memakan waktu :Kunjungan ke desa-mencatat-input data di excel-melaporkan, dengan metode tersebut rentan erorr bahkan saat Pendamping Desa/Koordinator merekap data tersebut. Kini, ada solusi cerdas, murah, dan mudah diimplementasikan: Digitalisasi Pendataan Berbasis Linktree dan Spreadsheet. Inovasi ini secara radikal menghilangkan penggunaan kertas dan memotong rantai rekapitulasi data yang Panjang, inovasi inilah yang dilakukan oleh Pendamping Desa Kecamatan Wanaraya.

Masalah Klasik : Kenapa Excel saja tidak cukup ?


Ada beberapa hal yang mempengaruhi :
Potensi Human Error Tinggi: Proses double entry (mencatat di lapangan, lalu mengetik ulang di Excel) sangat rawan kesalahan pengetikan dan penghilangan data.

Pemborosan Waktu dan Biaya: Waktu berharga PLD habis untuk pekerjaan administrasi merekap, bukan fokus pada pendampingan.

Data Tidak Real-Time: Koordinator atau TAPM baru bisa melihat data setelah PLD pulang ke kantor dan selesai mengolahnya. Hal ini menghambat pengambilan keputusan cepat.


Solusi Inovasi : Data Desa di Ujung Jari Anda


Inovasi ini memanfaatkan tiga pilar teknologi digital yang sudah umum dan gratis digunakan :

Komponen Inovasi

Peran Penting

Google Forms (atau Form Spreadsheet Lain)

Sebagai Formulir Digital yang menggantikan formulir kertas.

Google Spreadsheet

Sebagai Database Real-Time yang otomatis menampung data dari Formulir.

Linktree (atau Landing Page Sederhana)

Sebagai Pusat Navigasi Terpusat untuk semua link formulir.


Bagaimana Inovasi Ini Bekerja di Lapangan?


Inilah Alur Kerja Pendataan Terbaru yang Sangat Efisien:

Tahap Persiapan (Dilakukan sekali oleh Koordinator Data):

Buat Formulir Digital: Koordinator membuat formulir pendataan (misalnya, Survei Potensi Desa, Laporan Salur Dana Desa, Data Kegiatan Ketahanan Pangan) menggunakan Google Forms.

Siapkan Database: Setiap Formulir secara otomatis terhubung ke Spreadsheet (Database).

Integrasikan ke Linktree: Semua link Formulir yang sudah jadi dimasukkan dan dikategorikan di Linktree (misalnya: Data KeuanganData InfrastrukturLaporan Harian).

Distribusi: Koordinator hanya perlu membagikan satu link Linktree kepada semua PLD.


Tahapan Pelaksanaan (Dilakukan Oleh PLD):
Akses Cepat: PLD membuka link Linktree yang sudah mereka simpan di smartphone-nya
Pilih Formulir: Mereka memilih formulir yang relevan dengan pekerjaan hari itu (misalnya, memilih "Formulir Data Penerima Bantuan")
Input Langsung: PLD mengisi data langsung di desa, sambil berinteraksi dengan masyarakat atau perangkat desa, menggunakan smartphone mereka.
Data Tersimpan Otomatis: Setelah tombol Submit diklik, data seketika itu juga langsung masuk dan tersimpan rapi di Google Spreadsheet Pusat.

Manfaat Utama Inovasi "Data Desa Tanpa Kertas"


Efisiensi Waktu Maksimal: PLD fokus pada pendampingan dan tidak perlu pulang ke kantor hanya untuk merekap data. Pekerjaan administrasi 5 jam bisa dipersingkat menjadi 5 menit.

Go Green (Ramah Lingkungan): Mengurangi secara drastis penggunaan kertas dan alat tulis, mendukung inisiatif lingkungan.

Akurasi Data 100%: Data diinput langsung oleh sumbernya di lapangan. Validasi data bisa diatur langsung di dalam fitur Form untuk meminimalkan kesalahan.

Transparansi dan Pengawasan Real-Time: Koordinator dan pihak terkait dapat memantau perkembangan pendataan dari semua desa secara serentak, kapan saja dan di mana saja.

Biaya Rendah: Memanfaatkan tools gratis yang sudah tersedia dari Google, sehingga tidak memerlukan anggaran besar untuk pengembangan software khusus


        Inovasi berbasis Linktree dan Spreadsheet bukan hanya tentang mengganti kertas; ini tentang mengubah cara kerja (mindset) para pendamping desa agar lebih adaptif, efisien, dan berbasis teknologi.Mari kita dorong bersama digitalisasi pendataan desa, menjadikan setiap Pendamping Lokal Desa sebagai ujung tombak transformasi digital di tingkat akar rumput. Apakah tim pendamping Anda sudah siap melangkah ke era "Data Desa Tanpa Kertas"? Jangan hanya menjadikan Desa Cerdas/ Desa Digital tetapi TPP masih berkutat di metode lama

(wahidinilmi_korcam)