WARINGIN KENCANA – Menjelang hari raya Idul
Fitri, Pemerintah Desa Waringin Kencana bersama pengurus Badan Usaha Milik Desa
(BUMDes) menyelenggarakan kegiatan penyerahan bingkisan Lebaran secara
serentak. Kegiatan ini merupakan bentuk syukur atas capaian gemilang sektor
ekonomi desa yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun anggaran 2025.
Pemberian parcel ini ditujukan kepada seluruh elemen
yang menjadi pilar pembangunan desa, mulai dari Badan Permusyawaratan Desa
(BPD), jajaran RT dan RW, penggerak PKK, para Kader Desa, Lembaga Pemberdayaan
Masyarakat (LPM), Karang Taruna, hingga Pendamping Desa (PD) dan Pendamping
Lokal Desa (PLD).
Keberhasilan Kolektif: Laba BUMDes Lampaui Target
Momentum berbagi ini didasari oleh performa finansial BUMDes Waringin Kencana yang sangat sehat. Berdasarkan laporan pertanggungjawaban akhir tahun 2025, unit usaha desa berhasil membukukan laba bersih sebesar 105 Jutaan. Dari total laba tersebut, BUMDes secara resmi telah menyetorkan Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar 42 Jutaan ke dalam struktur APBDes. Angka ini merupakan kontribusi nyata dalam memperkuat kemandirian fiskal desa untuk membiayai program pembangunan di masa mendatang.
Apresiasi untuk Sinergi Lembaga Desa
Kepala Desa Waringin Kencana dalam sambutannya
menyampaikan bahwa pembagian bingkisan ini bukan sekadar rutinitas tahunan,
melainkan bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh lembaga desa dalam
mendukung program-program BUMDes.
"Keberhasilan BUMDes mencetak laba di atas
seratus juta rupiah adalah hasil sinergi. Tanpa dukungan keamanan dari RT/RW,
semangat kader, pengawasan BPD, serta kawalan dari para pendamping desa,
capaian ini sulit terwujud. PAD sebesar 42 juta ini akan kami kembalikan untuk
kepentingan masyarakat," ungkap beliau.
Menuju Desa Mandiri
Para Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa yang
hadir memberikan apresiasi tinggi atas transparansi dan tata kelola unit usaha
di Waringin Kencana. Keberhasilan ini menempatkan Waringin Kencana sebagai
salah satu desa dengan tata kelola BUMDes yang inspiratif di wilayahnya.
Acara penyerahan parcel berlangsung dengan suasana
kekeluargaan yang erat, ditutup dengan doa bersama untuk keberlanjutan unit
usaha desa agar semakin berkembang di tahun-tahun berikutnya.
(ElmySangDebu_Koorcam)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar