Tulisan Berjalan

SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI TENAGA PENDAMPING DESA KECAMATAN WANARAYA KAB. BARITO KUALA

Rabu, 19 November 2025

Inspektorat Barito Kuala Perkuat Pengawasan APBDesa Melalui Pelatihan Aparatur Kecamatan, dan TPP

        Banjarmasin (18/11/2025). Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) melalui Inspektorat Daerah dan bekerjasama dengan Dinas PMD terus memperkuat kapasitas aparaturnya dalam pengelolaan dan pengawasan keuangan desa. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Penyusunan Monitoring dan Evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Tahun Anggaran 2025. Acara  ini diselenggarakan untuk memastikan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban APBDesa berjalan sesuai dengan regulasi, serta mencapai tujuan pembangunan desa yang efektif dan transparan. Kegiatan ini menyasar para pemangku kepentingan utama di tingkat kecamatan, yaitu Camat, Sekretaris Camat (Sekcam), Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat (Kasi PM) Kecamatan, Perwakilan Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa.


        Pelatihan yang dihadiri oleh pejabat tinggi daerah, termasuk perwakilan dari jajaran pimpinan daerah Kabupaten Barito Kuala, menekankan pentingnya peran pengawasan yang berjenjang, di mana kecamatan memiliki tugas vital sebagai lini pertama pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintah desa.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini meliputi:
Pembinaan dan Pengawasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (Inspektur Barito Kuala)
Peran Kecamatan dalam Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (Plt. Kadis PMD)
Pengadaan Barang dan Jasa di Desa, Monev Pekerjaan Fisik di Desa, Administrasi Pengelolaan Keuangan Desa (TA. P3MD)
      Para peserta, khususnya Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa, diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam mendampingi perangkat desa untuk melaksanakan administrasi yang tertib, mulai dari perencanaan hingga pelaporan. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan teknis yang diperoleh, tim di kecamatan dan pendamping desa akan lebih siap dalam memberikan bimbingan serta melakukan verifikasi lapangan.




      Kegiatan ini juga selaras dengan upaya Inspektorat Barito Kuala yang secara rutin melaksanakan kegiatan pengawasan, seperti Entry Briefing Reviu Belanja Desa Tahun Anggaran 2025, yang bertujuan untuk memperkuat pengawasan keuangan desa di seluruh wilayah kecamatan.

    Diharapkan, dengan adanya penguatan ini, Aparatur Pemerintah Desa di Barito Kuala dapat menjalankan tugasnya dengan lebih profesional, berhati-hati, dan menjunjung tinggi prinsip transparansi dalam penggunaan dana publik, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa. (wahidinilmi_korcam)

Kamis, 13 November 2025

Monev Dana Desa TA 2025 Desa Kolam Kanan Kec. Wanaraya

        Kolam Kanan, Sesuai dengan Lampiran Keputusan Menteri Desa PDT Nomor 294 Bab II Tugas Pendamping Desa yaitu : Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan dalam Perdes tentang APB Desa, maka Tim Kecamatan dan Tim Pendamping Desa (PD dan PLD) melakukan monitoring kegiatan fisik dari Dana Desa Tahun 2025 di Desa Kolam Kanan Kecamatan Wanaraya. Kegiatan ini bertujuan untuk monitoring kegiatan berupa pembangunan desa melalui Dana Desa TA 2025 berjalan dan sesuai spesifikasi yang di rencanakan, dalam kesempatan ini turut juga hadir Camat Wanaraya Ari Deny Wahyudi, S.STP. M.AP.

Pengurugan Halaman TK

      Adapun kegiatan pembangunan fisik dari Dana Desa TA 2025 di Desa Kolam Kanan Kec. Wanaraya yaitu : Gedung PAUD Tahap ke 2, Pengurugan Halaman TK, Pengadaan Ambulance Desa dan Garasi, Pengurugan Halaman Posyandu, Pembangunan Sumur Bor, Pembangunan Penampungan Air Bersih, Pembangunan Tempat Sampah. Sekaligus Monitoring Kegiatan Ketahanan Pangan dari Dana Desa berupa usaha Ayam Petelor dan Budidaya Ikan Lele.
        

Sumur Bor

    Kegiatan Pembangunan ini di harapkan Pelayanan Sosial Dasar di Desa Kolam Kanan semakin terpenuhi dan dapat meningkatkan taraf kesejahteraan warga desa Kolam Kanan. (wahidinilmi_korcam)

Senin, 10 November 2025

BUMDes Desa Sungai Jingah Besar Kec. Tabunganen Pelajari Sukses Peternakan Ayam Petelur BUMDes Adil Sejahtera Desa Kolam Kanan Kec. Wanaraya

 


    Kolam Kanan, Sejak munculnya Keputusan Menteri Desa PDT No 3 tahun 2025 tentang Panduan Penggunaan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dalam Mendukung Swasembada Pangan, maka BUMDes Adil Sejahtera Desa Kolam Kanan Kecamatan Wanaraya berinisiatif untuk mengembangkan usaha peternakan ayam petelur dan kolam ikan lele. bermodalkan 20% minimal dari Dana Desa maka di laksanakanlah kegiatan tersebut, BUMDes Desa Kolam Kanan merupakan BUMDes pertama di Kecamatan Wanaraya yang melaksankan kegiatan ketahanan pangan berupa ayam petelur.

    Sebuah langkah proaktif dalam upaya penguatan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi desa telah dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sungai Jingah Besar, Kecamatan Tabunganen. Pada kunjungan yang berlangsung tanggal 10 November 2025, rombongan Kepala Desa dan Pengurus BUMDes Desa Sungai Jingah Besar Kecamatan Tabunganen melaksanakan studi tiru ke BUMDes Adil Sejahtera di Desa Kolam Kanan Kecamatan Wanaraya Kab. Barito Kuala



    Kunjungan ini secara khusus berfokus pada kegiatan usaha peternakan ayam petelur yang telah berhasil dijalankan oleh BUMDes Adil Sejahtera. Usaha ini telah terbukti tidak hanya menghasilkan profit bagi desa, tetapi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga telur di wilayah Kolam Kanan, menjadikannya model ideal untuk ditiru. "Alhamdulillah, Bumdes kami dipercaya sebagai destinasi studi tiru dari rekan Kepala Desa Sungai Jingah Besar dan Bumdes, walaupun masih banyak kekurangan akan tetapi semoga ini menjadi percontohan usaha khususnya di Kecamatan Wanaraya dan Umumnya Kecamatan lainnya" ujar Kepala Desa Kolam Kanan Endang Sudrajat.

    Dalam sesi studi tiru, tim BUMDes Sungai Jingah Besar mendalami berbagai aspek operasional, meliputi:

  • Manajemen Kandang dan Pemeliharaan
  • Strategi Pemasaran dan Distribusi
  • Pengelolaan Keuangan dan Kelembagaan
  • Dampak Terhadap Ketahanan Pangan

    Ketua BUMDes Sungai Jingah Besar menyatakan bahwa hasil dari studi tiru ini akan menjadi bekal berharga dalam merumuskan dan mengimplementasikan program serupa di Desa Sungai Jingah Besar. Diharapkan, keberhasilan BUMDes Adil Sejahtera dalam sektor ayam petelur dapat direplikasi, disesuaikan dengan potensi dan kondisi lokal, guna menciptakan sumber pendapatan baru bagi desa sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat Sungai Jingah Besar.

    BUMDes Adil Sejahtera menyambut baik kunjungan tersebut dan berkomitmen untuk terus berbagi praktik terbaik sebagai wujud kolaborasi antar-BUMDes dalam memajukan perekonomian desa di Indonesia. (wahidinilmi_korcam)